Saturday, June 23, 2012

Akar Pangkat Tiga

Jumat, 22 Juni 2012, saya menjadi Instruktur pendalaman materi Matematika bagi peserta Diklat Guru SD atau PLPG. Salah satu bahasan diskusi yang mengemuka adalah “bagaimana mencari akar pangkat tiga” suatu bilangan?

Jumat malam, saya menerima email dari salah seorang peserta.

Ass.

Saya  memiliki kesulitan saat menghitung penarikan akar pangkat tiga untuk bilangan yang besar, contoh hitunglah akar pangkat tiga dari 12.812.904.

Wass.

Pertama, untuk memudahkan perhitungan, saya perlu membahas dasar teori bilangan pangkat tiga atau bilangan kubik.

Berikut, pangkat tiga dari bilangan satuan, disajikan pada tabel bilangan kubik.

Bilangan Bilangan Kubik Digit Terakhir
0 0 0
1 1 1
2 8 8
3 27 7
4 64 4
5 125 5
6 216 6
7 343 3
8 512 2
9 729 9

Perhatikan kolom pertama dan kolom ketiga, “bilangan asal” dan digit terakhir “bilangan hasil perpangkatan tiga”. Jika dibandingkan dengan bilangan pada kolom pertama, bilangan pada kolom ketiga dapat dipilah menjadi dua, “sama atau tetap” dan “beda atau berubah atau berkebalikan”.

Saya sarikan dalam tabel pasangan bilangan kubik.

Bilangan Digit Terakhir “sama” Digit Terakhir “beda”
0 0  
1 1  
2   8
3   7
4 4  
5 5  
6 6  
7   3
8   2
9 9  

Berdasarkan data pada tabel bilangan kubik, pangkat tiga dari bilangan satuan, paling banyak terdiri dari tiga digit. Dengan demikian, kita bisa menghitung tiga digit terakhir bilangan hasil perpangkatan tiga dengan membaca tabel.

Kembali ke soal, berapa akar pangkat tiga dari 12.812.904?

Nah, satuan dari tiga digit terakhir soal, adalah 4. Berdasarkan tabel pasangan bilangan kubik, satuan dari bilangan (akar pangkat tiga) adalah 4.

Kemudian, hitung akar pangkat tiga dari bilangan selain tiga digit terakhir, yaitu 12.812. Carilah bilangan kubik yang sama dengan 12.812 atau dibawahnya. Karena 12.812 berada diantara pangkat tiga dari 23 dan 24, yaitu 233 = 12.167 dan 243 = 13.824. Ini berarti, 23.

Jika digabung dengan hasil sebelumnya, maka “akar pangkat tiga” dari 12.812 adalah 234.

Tuesday, June 5, 2012

Bilangan dibagi Nol

Pagi ini, 6 Juni 2012, setiba di rumah dari mengantar anak-anak pergi sekolah, istri saya sedang menonton acara TV Ranking 1, yaitu acara kuis edukatif yang menguji kemampuan peserta dalam hal pengetahuan umum.

Di salah satu bagian, Rubens –host– meminta salah seorang peserta maju untuk mengklarifikasi jawabannya. Kebetulan, menurut pengakuan peserta, “beliau” seorang guru matematika SMP atau SMA, karena saya tidak menonton langsung tapi sambil membaca. Berdasarkan pengakuan tersebut, Rubens mengajukan beberapa pertanyaan:

  1. Berapa 8x8? Dijawab –dengan benar– 64.
  2. Berapa 64x2? Dijawab –dengan benar– 128.
  3. Berapa 128:0? Nah, ini yang menarik, dijawab 0.

Hal ini tidak akan ditulis di blog ini, jika yang menjawab bukan orang matematika. Dimaklumi. Namun, karena yang menjawab seorang guru Matematika, ini menjadi menarik.

Pertama, saya mulai dari contoh sederhana:

  • 6:3=2. perhatikan bahwa “operasi balikannya (invers)” 2x3=6
  • 0:3=0. perhatikan bahwa “operasi balikannya (invers)” 0x3=0

bagaimana dengan 3:0?

  • 3:0=3? apakah 3x0=3?
  • 3:0=0? apakah 0x0=3?

nggak kan? Oleh karenanya, hasil “pembagian dengan nol” tidak didefinisikan.

Thursday, May 31, 2012

Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi

 

Penawaran Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008

Yth. Bapak/Ibu Pimpinan Perguruan Tinggi

Guna meningkatkan kualitas Pendidikan Tinggi di bidang sarana dan prasarana terutama laboratorium, Ditjen Dikti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan Program Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008 sejak tahun 2011. Program ini berupa hibah yang diberikan untuk memfasilitasi inisiasi pelaksanaan akreditasi ISO/IEC 17025 ke Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sejak tahun 2011, sudah ada 9 laboratorium yang diberikan hibah. Sedangkan pada tahun 2012, hibah diberikan kepada 5 laboratorium.

Pada tahun ini, kami masih menawarkan Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008 bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk dibiayai pada tahun 2013. Pengusul yang diperkenankan untuk menyampaikan proposal adalah semua laboratorium yang belum pernah mendapatkan hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008 sebelumnya. Setiap pengusul hanya diperkenankan untuk mengirimkan satu proposal.

Proposal yang diajukan disusun berdasarkan Buku Panduan Penyusunan Proposal Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008 (terlampir). Surat penawaran ini serta buku panduan tersebut dapat diakses di laman Ditjen Dikti (http://dikti.kemdiknas.go.id). Proposal harus sudah diterima di Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Dikti paling lambat 31 Juli 2012.

Demikian informasi kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih.

download dokumen:

http://dikti.kemdiknas.go.id/attachments/article/2893/Panduan%20Proposal%20lab.%20tahun%202012.pdf

http://dikti.kemdiknas.go.id/attachments/article/2893/surat%20pengajuan%20proposal%202013.pdf

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan,

TTD

Illah Sailah
NIP. 195805211982112001

Friday, May 25, 2012

Bermain Matematika

Rabu, 23 Mei 2012, bertempat di aula Hotel Bandung Permai, saya menguji peer teaching guru-guru peserta PLPG. Salah seorang guru mengajar matematika. Di awal pembelajaran, ia membangkitkan minat belajar matematika dengan melakukan tebak-tebakan:

Pertama, ia meminta salah seorang siswa (peserta lain) untuk menentukan bilangan ratusan yang terdiri dari tiga dijit angka, misalnya 136. Tentu saja tanpa menyebutkan bilangan tersebut pada ‘sang Guru’.

Kedua, ia meminta siswa menjumlah ketiga angka. Dalam hal ini, 1 + 3 + 6 = 10.

Ketiga, ia meminta siswa mengurangkan bilangan ratusan yang telah ditentukan dengan hasil penjumlahannya, yaitu: 136 – 10 = 126.

Keempat, ia meminta siswa menyebut ‘salah dua’ dari tiga angka hasil perhitungan. Boleh 1 dan 2, atau 1 dan 6, atau 2 dan 6.

Terakhir, ia menebak dengan benar angka ketiga yang tidak disebutkan.

Benar-benar menarik. Peserta lain, yang sebenarnya guru juga, bertanya-tanya: “Kok bisa?” Sayangnya, ketika mereka bertanya bagaimana logikanya, ‘sang Guru’ tidak mampu menjawab.

Karena yakin permainan ini akan bermanfaat, sebagai oleh-oleh ketika guru-guru kembali mengajar di sekolah masing-masing, di akhir sesi saya membongkar rahasianya.

Klik tautan berikut: http://adf.ly/8yPFV.

Thursday, May 10, 2012

Matemania’s BLog

Berikut adalah daftar blog mahasiswa atau alumni matematika (Unej). Penulisan berdasar ‘pendaftaran’ pada saya, yaitu berupa undangan untuk mengunjungi.

Muhammad Erfan | 2003 | http://erfanmath.wordpress.com

Juhari | 2003 | http://joemaths.blogspot.com

Rifki Juli | 200  | http://gurumatematics.blogspot.com

Ikhsanul Halikin | 200  | http://www.cakrawala-ilmu-kita.blogspot.com

Jika Anda memiliki blog –mengenai matematika—atau mengetahui alamat blog teman yang belum terdaftar, silahkan tulis di komentar.

Soal OSK #1

 

Back Ground

Sekali lagi, saya diundang oleh mahasiswa (atau mantan mahasiswa? sudah lulus atau belum?) menjadi anggota grup diskusi di Facebook membahas topik matematika. Nama grupnya, MATEMATIKA INDONESIA. Alamatnya di: http://www.facebook.com/groups/451723864844903/

Foto Sampul

Terus terang, saya sangat senang. Pertama, karena mereka memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Kedua, sebagai dosen mereka antara lain matakuliah Pengantar Teknologi Informasi, saya yang pernah ‘mengompori’ mereka untuk memanfaatkan TI. Ketiga, setelah mereka lulus (Amin), stay connected, di antara sesama maupun antara mereka dengan saya.

Dalam forum diskusi tersebut, mengemuka pembahasan soal-soal OSK, sebagaimana tertulis pada bagian berikut, termasuk diskusi diantara mereka. Saya hanya nimbrung dengan men’jempol’i salah satu jawaban. Saya lebih suka membahas menggunakan media blog, selain mengasah kemampuan menulis. Di samping itu, saya maksudkan untuk ‘mengompori’ mereka agar juga menulis blog.

Fathul Hilal

Soal OSK No.13

Diketahui abc dan def adalah bilangan yang terdiri dari 3 angka (digit) sehingga abc + def = 1000. Jika a,b,c,d,e atau f tidak satupun yang sama dengan 0, maka nilai a + b + c + d adalah ....

A. 25

B. 26

C. 27

D. 28

E. 29

10 point untuk yang bisa jawab...

hehehehe


Mumu Muchsin Alhaddar jwbnx a lal

Firdian Wahyu Rahmatulah klo soalnya a+b+c+d+e+f jawabanya 28

Firdian Wahyu Rahmatulah tpi klo a+b+c+d
sek nyari wangsit lagi...

Firdian Wahyu RahmatulahMumu Muchsin Alhaddar minta caranya donk...

Fathul Hilal Aq jawabnya 26

Fathul Hilal Hehhe

Firdian Wahyu Rahmatulah cara cara

Fathul Hilal ‎889 + 111 = 1000
a = 8, b = 8, c = 9 , d = 1

Firdian Wahyu Rahmatulah tapi kan ada juga 879+121=1000
a=8,b=7,c=9,d=1
jawaban 25

Firdian Wahyu Rahmatulah yang na yang bner???

Mumu Muchsin Alhaddar ah hlal kurang syaratx cb a b c d e f tidak prnah ber ulang shingga yg mmungkinkan nilaix 679 +321

Fathul Hilal hehehe,, gad ktrngan blh brulang pa ndak seh...

Mumu Muchsin Alhaddar ya pak boz jdi kmungknan bxk

Faisal Criix-criix Aku milih yang betul.

Fathul Hilal trus ambil mana ni enaknya?

Faisal Criix-criix Milih yg benar!

Mumu Muchsin Alhaddar nek g ad sratx smua bner. Nek pkai syarat ya 25 hsilx

Faisal Criix-criix Syarat apaan tu.

Muhammad Singgih Prastio aku telat lagi nih ....

Muhammad Singgih Prastio coba nih
538 + 462 = 1000
5 + 3 + 8 + 4 + 6 = 26

Faisal Criix-criix Soalnya ngco

Muhammad Singgih Prastio mungkin gini mas ..bilangan tersebut tidak ada yng blh sama ...bgitu kali ,,,

Pembahasan

Sebagai pengingat, saya tulis kembali soalnya:

Diketahui abc dan def adalah bilangan yang terdiri dari 3 angka (digit) sehingga abc + def = 1000. Jika a, b, c, d, e atau f tidak satupun yang sama dengan 0, maka nilai a + b + c + d adalah ....

Pertama, bilangan abc dan def terdiri dari angka-angka yang berbeda. Seandainya boleh sama, maka akan ditulis, misalnya: aaa dan bbb.

Kedua, saya sependapat dengan Firdian Wahyu Rahmatulah klo soalnya a+b+c+d+e+f jawabanya 28. Sayangnya tanpa disertai pembahasan ;-(

Untuk itu, saya bahas sbb:

dik: abc + def = 1000

Kita mulai perhitungan dari ‘belakang’, satuan dari hasil perhitungannya.

c + f  sama dengan bilangan dengan satuan 0. Karena a, b, c, d, e atau f tidak satupun yang sama dengan 0, maka c + f tidak sama dengan 0. Bilangan 20 dan kelipatan 10 lainnya tidak mungkin, karena 9 + 9 hanya = 18. Satu-satunya kemungkinan adalah:

c + f = 10 (i)

Dengan demikian kombinasi yang mungkin adalah:

1 + 9, 2 + 8, 3 + 7, 4 + 6

atau kebalikannya:

9 + 1, 8 + 2, 7 + 3, 6 +4

Coba jelaskan mengapa tidak 5 + 5?

Penjumlahan satuan dan satuan menghasilkan bilangan puluhan, yaitu menyimpan 1.

Berikutnya, b + e + 1 =10 (mengapa?) atau dapat ditulis b + e = 9 (ii)

1 + 8, 2 + 7, 3 + 6, 4 + 5

atau kebalikannya:

8 + 1, 7 + 2, 6 + 3, 5 + 4

Penjumlahan puluhan dan puluhan menghasilkan bilangan ratusan, yaitu menyimpan 1.

Berikutnya, a + d + 1 =10 (sekali lagi, mengapa?) atau dapat ditulis a + d = 9 (iii)

1 + 8, 2 + 7, 3 + 6, 4 + 5

atau kebalikannya:

8 + 1, 7 + 2, 6 + 3, 5 + 4

Nah, perhatikan

c + f = 10 (i)

b + e = 9 (ii) dan

a + d = 9 (iii)

sehingga a + b + c + d + e + f = 28 (iv)

Ini solusi (selesaian) yang masuk akal dan tunggal.

Berikut adalah 3 contohnya:

321 + 679 = 1000      a + b + c + d  = 12    

231 + 759 = 1000      a + b + c + d = 13

241 + 759 = 1000      a + b + c + d = 14

Dari ketiga contoh, nilai a + b + c + d + e + f = 28

Dari 24 solusi (4x3x2=24, mengapa?) nilai yang tetap adalah a + b + c + d + e + f = 28, sedangkan a + b + c + d nilainya bervariasi 12, 13, 14, 15, 16, 21, 22, 23, 24, dan 25.

Adapun kombinasi jawaban lainnya, silahkan pelajari di sini.

Tuesday, May 8, 2012

SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN

semdik :: usd.ac.id

Informasi

SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN

Kerja sama antara Universitas Sanata Dharma dengan FORSINO

Direkomendasikan oleh Kemdikbud

PENDIDIKAN UNTUK KEJAYAAN BANGSA

Pendidikan sebagai Proses Pembudayaan Pendidikan Karakter

Sistem Evaluasi / Ujian Nasional

Profesionalisme Guru

Pendidikan Entrepreneurship

Jumat s.d. Sabtu, 29 s.d. 30 Juni 2012

08.00 s.d. 17.00 WIB

Download Susunan Acara Seminar Pendidikan

Download Formulir Pendaftaran Seminar Pendidikan

Ruang Drost, Gedung Pusat Lantai IV
Kampus III Paingan
Universitas Sanata Dharma

Y
ogyakarta

KEYNOTE SPEAKER
Prof. Dr Ir MUHAMMAD NUH, DEA. *
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

PEMBICARA/PEMBAHAS UTAMA:

  • Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur DIY)
  • Dr. Bambang Indriyanto ( Kapuslitjak Kemdikbud)
  • Masduki Baedlowi(Lembaga Pendidikan Ma’arif NU )
  • Prof. Dr. Paul Suparno, S.J. (Dosen USD)
  • Prof. Dr. Asvi Warman Adam (Sejarawan LIPI)
  • Drs. Irman Guswan, MBA. (Ketua DPD DPR RI)

Panitia mengundang para peneliti  dan praktisi  untuk presentasi dalam sesiparalel

Makalah dikirimkan via email seminarforsinousd@yahoo.com

paling lambat: 2 Juni 2012

Download Pedoman Tatatulis Makalah Seminar Pendidikan

Kontribusi Peserta dan Pemakalah

  • Umum/Pemakalah: Rp 200.000,-
  • Mahasiswa S2/S3: Rp 100.000,-
  • Mahasiswa S1: Rp50.000,-

Batas Akhir Registrasi Peserta:

22 Juni 2012

Nara Hubung:

  • Bpk. Agung, 081320113840
  • Bpk. Kunjana, 08164266263
  • Ibu.Triprihatmini, 081328707844
  • Bpk. Ronny, 08122790243

*Masih dalam tahap konfirmasi